SIMPADU Jadi Andalan, Camat Mpunda Tampilkan Inovasi Monitoring Wilayah

Kota Bima, Halo Bima— Inovasi SIMPADU (Sistem Monitoring Terpadu Kecamatan) menjadi andalan Kecamatan Mpunda dalam penilaian Lomba Kecamatan Berprestasi tingkat Kota Bima , Selasa 4 Agustus 2026.

Camat Mpunda, Hj. Nurwahidah, mempresentasikan langsung kondisi wilayah yang dipimpinnya dengan penuh semangat di hadapan tim penilai yakni TP PKK Kota Bima dan Bagian Pemerintahan Setda Kota Bima.

Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa SIMPADU merupakan inovasi strategis berbasis digital yang dirancang untuk memperkuat sistem monitoring, evaluasi, serta pelaporan kondisi wilayah secara terintegrasi.

SIMPADU sendiri merupakan aplikasi berbasis Google Maps Script yang memungkinkan pemetaan wilayah secara real-time, sehingga memudahkan pemerintah kecamatan dalam mengambil keputusan yang cepat dan berbasis data akurat.

“Inovasi ini menjadi andalan kami dalam meningkatkan efektivitas pengawasan wilayah serta pelayanan publik di tingkat kecamatan,” ujarnya.

Selain menampilkan inovasi, ia juga memaparkan kondisi wilayah secara komprehensif. Ia menyampaikan bahwa Kecamatan Mpunda merupakan pusat pemerintahan Kota Bima, karena sebagian besar instansi pemerintahan, layanan publik, serta pusat pendidikan berada di wilayah tersebut, termasuk Kantor Wali Kota Bima.

Berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan di tingkat kecamatan hingga kelurahan turut dipaparkan sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati A. Rahman sebagai tim penilai menegaskan bahwa lomba tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk mendorong kebiasaan positif dalam kehidupan masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Asisten I Setda Kota Bima, Drs. H. Suprataman mengapresiasi pelaksanaan lomba sebagai bentuk inovasi dalam menggali potensi wilayah serta meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan.

Penilaian lomba mencakup berbagai indikator, mulai dari tata kelola pemerintahan, ketenteraman dan ketertiban, pelayanan publik, administrasi, kelembagaan PKK dan Posyandu, hingga aspek sosial kemasyarakatan dan dukungan terhadap program “Bima Bisa”.

 

Bagikan:
Scroll to Top