Camat Rastim Paparkan Kinerja dan Inovasi Rasanae Timur di Ajang Lomba Kecamatan Berprestasi

Kota Bima, Halo Bima — Camat Rasanae Timur, Ikhwan, tampil memaparkan langsung kinerja, capaian, serta inovasi pelayanan publik Kecamatan Rasanae Timur dalam Penilaian Lomba Kecamatan Berprestasi Tingkat Kota Bima Tahun 2026, yang digelar di Aula Kantor Camat Rasanae Timur, Kamis (6/8).

Di hadapan tim penilai, Ikhwan menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif bagi masyarakat.

“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Rasanae Timur yang terdiri dari delapan kelurahan—Kodo, Lampe, Dodu, Nungga, Kumbe, Oi Fo’o, Lelamase, dan Oi Mbo—memiliki karakter wilayah yang beragam, sehingga membutuhkan pendekatan pelayanan yang adaptif.

Dengan luas wilayah sekitar 64,07 kilometer persegi dan jumlah penduduk mencapai 20.721 jiwa, Ikhwan menilai penguatan sistem pelayanan menjadi kunci utama dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam paparannya, ia juga menyoroti berbagai layanan unggulan yang terus diperkuat, mulai dari administrasi kependudukan, izin usaha, hingga layanan sosial kemasyarakatan.

Di sektor sosial, Kecamatan Rasanae Timur mencatat 944 penerima PKH pusat dan 235 penerima PKH daerah, serta didukung oleh 33 Posyandu, 2 Puskesmas, dan sejumlah fasilitas pendidikan.

Selain itu, Ikhwan juga menekankan pentingnya peran kelembagaan masyarakat, seperti LPM, Karang Taruna, dan Rumah Aspirasi, sebagai mitra pemerintah dalam mendorong partisipasi publik.

Dari sisi anggaran, pada tahun 2025 Kecamatan Rasanae Timur mengelola Rp13,24 miliar, sementara tahun 2026 sebesar Rp11,09 miliar, yang difokuskan pada peningkatan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Asisten III Setda Kota Bima, H. Supratman, menyampaikan bahwa penilaian ini menjadi tolok ukur kinerja camat dalam memimpin wilayahnya, sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam pelayanan publik.

“Peran camat sangat strategis dalam memastikan pelayanan berjalan optimal dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Penilaian ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus momentum bagi para camat untuk menunjukkan kinerja terbaiknya dalam membangun daerah.

 

Bagikan:
Scroll to Top