Kota Bima, Halo Bima – Dinas Sosial Kota Bima melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) hari kedua terhadap program bantuan sosial Bedah Rumah RST (Rumah Sehat Terpadu) di sejumlah kelurahan di Kota Bima.
Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut merupakan hasil pengusulan Dinas Sosial Kota Bima pada Agustus 2025. Bantuan menyasar 10 unit rumah yang tersebar di Kelurahan Kolo, Dara, Lewirato, Jatiwangi, Panggi, dan Oi Fo’o. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 99 persen.

Monitoring dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Affan, bersama penanggung jawab program bansos, Hj Sri Nunung Andriani, guna memastikan pelaksanaan bantuan berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Kecamatan Mpunda, Hj Nurwahidah, turut mendampingi tim saat meninjau salah satu rumah warga penerima bantuan di wilayah kecamatannya.
Hj. Nurwahidah menyampaikan bahwa kegiatan monev menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami mendampingi langsung agar pelaksanaan program berjalan baik dan tepat sasaran. Program ini sangat membantu warga, terutama yang membutuhkan rumah layak huni,” ujarnya.
Diketahui, dari 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), salah satunya merupakan keluarga penyandang disabilitas atas nama Kaharuddin, warga Kelurahan Panggi yang menerima bantuan bedah rumah.
Pada tahun 2025, Dinas Sosial Kota Bima juga memperoleh berbagai program bantuan sosial dari pemerintah pusat dengan total anggaran sekitar Rp800 juta, selain program rutin seperti PKH dan BPNT, dengan nilai bantuan yang bervariasi sesuai kebutuhan penerima.











