Halo Bima – SMPN 4 Kota Bima menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mengurangi penggunaan sampah plastik di lingkungan sekolah. Komitmen tersebut disampaikan Kepala SMPN 4 Kota Bima, Syarifuddin, dalam kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah Gebyar Ramadan (Gemar), yang diikuti keluarga besar sekolah serta dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Bima dan Dewan Pendidikan Kota Bima.
Dalam sambutannya, Syarifuddin menyampaikan bahwa pihak sekolah mulai menerapkan kebijakan untuk membatasi penggunaan botol plastik sekali pakai di lingkungan sekolah. Para siswa kini diarahkan untuk membawa minuman dari rumah menggunakan tumbler sebagai upaya mengurangi sampah plastik.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata SMPN 4 Kota Bima terhadap program Kota Bima BISA yang dicanangkan Pemerintah Kota Bima sekaligus sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan di kalangan siswa.
“Kami mulai membiasakan siswa untuk tidak lagi membawa minuman kemasan botol plastik. Sebagai gantinya mereka menggunakan tumbler dari rumah. Ini bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung program pemerintah daerah,” ujarnya.
Selain itu, Syarifuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut. Ia mengaku bersyukur atas kebersamaan yang terjalin di lingkungan sekolah.
Sebagai kepala sekolah yang baru dilantik, dirinya juga terus berupaya membangun sinergi dengan para guru serta seluruh warga sekolah agar berbagai program pendidikan dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Bima, Abdul Haris Kurniawan, S.IP., M.M., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Gebyar Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat mempererat silaturahmi di lingkungan sekolah,” katanya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada Kepala SMPN 4 Kota Bima yang baru serta berharap seluruh guru dapat saling mendukung dalam menjalankan berbagai program sekolah demi kemajuan pendidikan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya komunikasi antara pihak sekolah dan Dinas Pendidikan agar berbagai persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan secara bersama.
“Kita harus mengedepankan komunikasi sehingga hubungan antara sekolah dan dinas pendidikan dapat terjalin dengan baik,” tutupnya.












