Ruangan Walikota Bima Kosong, DPRD Lakukan Sidak

Kota Bima. Tanggapi Ruangan Walikota Bima yang Kosong akibat pengambilan sofa, meja dan kursi di ruang kerja Wali Kota Bima oleh oknum ASN, Sejumlah anggota DPRD Kota Bima, Kamis (20/10/3022) siang lakukan sidak ke ruang kerja Wali Kota Bima.

Anggota DPRD kota Bima datang dari komisi I dan II, Taufik AK, Rini Anggraini, Yogi Prima Ramadhan, M Irfan dan Asnah Madilau. Pantauan media ini, sejumlah anggota DPRD sampai di kantor Pemkot Bima langsung menuju ruang kerja Wali Kota Bima.

Ketua komisi II, Taufik mengaku kehadirannya di kantor Pemkot Bima ini untuk melihat langsung seperti apa kebenaran pengambilan perlengkapan diruang kerja Wali Kota Bima oleh oknum ASN kemarin.

” Ini agar kami bisa memastikan kebenarannya,” pungkas duta PPP.

Sementara Wakil Ketua Komisi I, M Irfan mengatakan, kehadirannya bersama teman-teman anggota DPRD di kantor Pemkot Bima untuk melihat langsung kondisi ruang kerja Wali Kota Bima pasca pengambilan Sofa, Kursi dan Meja kerja Wali Kota Bima oleh oknum ASN.

“pertanyaannya, apa dasarnya oknum ASN bisa mengambil perlengkapan yang ada dalam ruang kerja wali Kota Bima,” pungkasnya.

Lalu apa sikap pemerintah? Karena saat pengambilan barang kemarin ternyata ada Wali Kota, Sekda yang seolah ada pembiaran.

Lanjut Irfan, kemudian kenapa baru sekarang di persoalkan, padahal selalu WTP. kami pertanyakan kerja BPK selama ini.

Lalu Kenapa bagian umum membiarkan, oknum ASN bisa menitipkan barangnya diruang kerja Wali Kota Bima selama 4 tahun. Apa benar, oknum ASN membeli barang tersebut dengan uang pribadi.

” mari kita menguji, SPJ tahun 2018 ke 2019 saat transisi kepala daerah saat itu, dan saya selaku partai pengusung pasangan Lutfi-Feri sangat kecewa,” sesal Irfan juga ketua DPC PKB Kota Bima.

Baca Juga :  Video : Tolak Labelisasi Teroris di Bima, Para Tokoh Gelar FGD

Kami kecewa dengan tata kelola pemerintahan selama ini, sampai kemudian muncul kejadian seperti hari ini dan sangat memalukan dan menjatuhkan marwah pemerintah.

Menurutnya, ini bisa saja bukan kesalahan Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima, ini murni kesalahan besar para birokrasi yang harus di cari kejelasannya.(JB06)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *