Curhat Pelajar Kota Bima : Pegawai Loket Museum Asi Mbojo Kasar

Kota Bima – Pegawai Loket Museum Asi Mbojo Kasar. Ada yang menarik dari Diskusi Budaya yang digelar Badan Riset Daerah atau Brida Kota Bima di Aula Perpustakaan Daerah Kota Bima, Kamis (14/09).

Diskusi Budaya yang digelar Brida Kota Bima di Aula Perpusda Kota Bima, Kamis (14/09). Curhat Pelajar pegawai loket Museum ASI Mbojo Kasar. HALOBIMA/Ihsan Iskandar
Dalam Diskusi Budaya yang digelar Brida Kota Bima di Aula Perpusda Kota Bima, Kamis (14/09) seorang Pelajar curhat tentang pegawai loket Museum ASI Mbojo Kasar. HALOBIMA/Ihsan Iskandar

Ditengah tanggapan dan pertanyaan peserta tentang Reinterpretasi Maja Labo Dahu di Kota Bima, seorang siswi SMA Kota Bima yang diberi kesempatan untuk menyampaikan uneg-unegnya tentang nilai Maja Labo Dahu yang tidak diimplementasikan oleh pegawai Museum Asi Mbojo.

Siswi yang diketahui bernama Zahra Ulaya ini mempertanyakan sikap para pegawai Museum Asi Mbojo yang dianggap kasar dan tidak punya sopan santun dalam melayani pengunjung museum. Dalam bertutur kata, petugas di loket tiket sangat tidak tahu malu menghardik dan berteriak tidak jelas pada pengunjung yang telat keluarkan uang untuk bayar tiket.

“Tidak ada sambutan ramah seperti selamat datang atau dengan kata-kata lembut. Kami malah diteriaki penjaga loket karena masalah nominal biaya tiket” ungkap Zahra.

Zahra beranggapan bahwa sikap kasar dan tidak tahu malu yang ditunjukkan pegawai loket tiket tersebut sebagai contoh buruk implementasi Maja Labo Dahu pada instansi yang menjadi simbol budaya Bima.

Menanggapi hal itu, Dewi Ratna Muchlisa yang menjadi salah satu narasumber, menyarankan agar siswa tersebut bisa memakluminya. Pasca meninggalnya Kepala Museum Asi Mbojo, Ruslan alias Alan Malingi, kemungkinan belum ada kepala museum baru yang bisa membina para pegawainya untuk bisa lebih beretika pada pengunjung.

“Mudah-mudahan setelah adanya kepala museum baru nanti,¬† tata kelola museum Asi Mbojo bisa kembali ramah seperti pada masa almarhum Pak Alan Malingi”, harap Dewi.

Museum ASI Mbojo Bima. HALOBIMA/Agil
Museum ASI Mbojo Bima. HALOBIMA/Agil

Kendati masih menjadi aset pengelolaan Pemerintah Kabupaten Bima, Museum Asi Mbojo lebih sering dikunjungi oleh masyarakat dan pelajar yang berada di Kota Bima. Selain lokasinya yang strategis, Museum Asi Mbojo juga dianggap sebagai representasi sejarah dan budaya Bima yang menyimpan banyak pengetahuan di dalamnya.

Baca Juga :  Peduli ASI Kalende, Sejumlah Tokoh Gelar Konser Amal di Uma ILopeta

Dengan statusnya sebagai  museum, harusnya ada standar pelayanan publik yang bisa diterapkan di Museum Asi Mbojo.


Hlb02

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *