Mataram, Halo Bima — Partai Hanura mulai mematangkan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), konsolidasi organisasi terus dikebut dengan memastikan struktur partai hingga tingkat kecamatan siap menghadapi tahapan pemilu mendatang.
Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan mengatakan, sebanyak 117 Pengurus Anak Cabang (PAC) di 10 kabupaten/kota se-NTB telah disahkan. Capaian tersebut menjadi salah satu modal organisasi Hanura NTB untuk menghadapi verifikasi faktual sekaligus meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Hal itu disampaikan dalam konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force Hanura di Mataram, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran DPD, DPC, serta anggota DPRD Hanura se-NTB.
Dahlan menegaskan, kesiapan struktur menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kerja politik Hanura di seluruh wilayah NTB.
Sementara itu, Ketua Task Force DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella mengapresiasi progres konsolidasi yang dilakukan jajaran Hanura NTB.
Menurut Rio, struktur organisasi yang kuat hingga tingkat akar rumput akan menjadi fondasi penting bagi partai dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Kalau struktur dirampungkan 100 persen, orang akan datang. Keseriusan mengurus partai menjadi daya tarik bagi tokoh yang ingin bergabung,” kata Rio.
Rio juga mengungkapkan adanya sejumlah politisi dari partai lain yang mulai berkomunikasi dan menyatakan ketertarikan untuk bergabung dengan Hanura. Beberapa di antaranya disebut masih berstatus sebagai anggota DPRD dari partai lain.
Namun, Rio belum mengungkapkan identitas maupun asal partai para politisi tersebut.
Ia menilai ketertarikan tersebut tidak terlepas dari kerja politik dan konsolidasi yang dilakukan Hanura di berbagai daerah.
“Kerja-kerja politik yang kami jalankan membuat Partai Hanura diamati. Publik mulai melihat keseriusan Hanura dibandingkan periode sebelumnya,” ujarnya.
Rio menegaskan, konsolidasi tidak berhenti pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Hanura menargetkan struktur organisasi lengkap hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
Menurutnya, kesiapan struktur tersebut akan menjadi dasar bagi Hanura dalam menyusun strategi politik menuju Pemilu 2029.
Hanura juga tidak ingin hanya sekadar lolos sebagai peserta pemilu. Rio menyebut partainya memiliki target lebih besar, yakni mengembalikan keterwakilan Hanura di DPR RI atau Senayan.
“Hanura tidak sedang menyiapkan diri sebagai partai peserta Pemilu 2029,” tegasnya.
Rio juga mengingatkan kader agar tidak kehilangan semangat dalam menjalankan kerja organisasi. Ia menyebut kemalasan kader sebagai salah satu tantangan yang harus diatasi dalam proses konsolidasi.
“Malam ini saya melihat kesungguhan. Semangat dari NTB akan disebarkan ke seluruh wilayah Indonesia,” katanya.
Dengan struktur yang terus diperkuat dan target penambahan kursi di tingkat daerah, Hanura NTB kini mulai memosisikan diri sebagai salah satu basis konsolidasi menghadapi pertarungan politik 2029.











