Kota Bima, Halo Bima — Setelah beberapa bulan melakukan penjajakan kerja sama melalui perwakilan dan komunikasi antarpemerintah, hubungan Kota Bima dengan Kota Ichinoseki, Jepang, memasuki tahap baru.
Wali Kota Ichinoseki, Yoshihito Sato, dijadwalkan melakukan kunjungan perdana secara langsung ke Kota Bima pada 5–7 Oktober 2026.
Kedatangan orang nomor satu di Kota Ichinoseki tersebut dipersiapkan secara khusus oleh Pemerintah Kota Bima. Rapat koordinasi bersama LPK Nichini Kaigo School digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kota Bima, Jumat (18/9/2026), untuk mematangkan seluruh rangkaian agenda kunjungan.
Kunjungan tersebut bukan muncul secara tiba-tiba. Sebelumnya, Pemkot Bima telah melakukan penjajakan dengan pihak Jepang, termasuk melalui LPK Nichini Kaigo School yang selama ini menjadi salah satu lembaga yang menyiapkan tenaga kerja asal Kota Bima untuk mengikuti program kerja maupun magang di Jepang.
Pada Mei 2026, Pemkot Bima menerima perwakilan LPK Nichini Kaigo School bersama mitra dari Jepang. Pertemuan tersebut menjadi salah satu pintu awal pembahasan peluang kerja sama antara Kota Bima dan Ichinoseki, khususnya dalam penyediaan sumber daya manusia untuk bekerja di Jepang.
Pembicaraan kemudian berlanjut pada Juli 2026 melalui komunikasi dengan pihak Pemerintah Kota Ichinoseki. Dalam pembahasan tersebut, sektor ketenagakerjaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian, selain peluang kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan dan sektor lainnya.
Kini, proses tersebut berlanjut dengan kedatangan langsung Wali Kota Yoshihito Sato bersama rombongan ke Kota Bima.
Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kedua daerah sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih konkret.
Menurutnya, kerja sama pengiriman tenaga kerja ke Jepang tidak hanya berkaitan dengan kesempatan kerja bagi masyarakat, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan potensi kontribusi ekonomi bagi daerah.
“Saya optimis dengan adanya rencana kerja sama pengiriman tenaga kerja ke Jepang ini akan menunjang devisa kita dan berdampak pada kemajuan pembangunan Kota Bima,” ujar Fakhrunraji.
Dalam skema tersebut, LPK Nichini Kaigo School berperan dalam memberikan pembekalan kepada calon tenaga kerja sebelum berangkat ke Jepang. Pembekalan meliputi kemampuan bahasa Jepang, pemahaman budaya dan etika kerja, serta keterampilan yang dibutuhkan sesuai bidang pekerjaan.
Selama tiga hari berada di Kota Bima, rombongan Wali Kota Ichinoseki dijadwalkan bertemu dengan Wali Kota Bima dan jajaran Pemerintah Kota Bima.
Rombongan juga akan mengunjungi sejumlah lokasi, yakni Asi Mbojo, Masjid Agung Al Muwahiddin Kota Bima dan SMKN 2 Kota Bima. Jumlah rombongan diperkirakan sekitar 17 orang, terdiri dari unsur pemerintahan dan pengusaha Jepang.
Pemkot Bima menyiapkan pendampingan selama seluruh rangkaian kunjungan, mulai dari penjemputan, pelaksanaan agenda hingga kepulangan rombongan.
Kunjungan perdana ini menjadi kelanjutan dari proses penjajakan yang telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir. Dari komunikasi awal melalui perwakilan Jepang, pembahasan kini diarahkan pada pertemuan langsung antarpemerintah untuk melihat peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara lebih konkret, terutama dalam membuka akses kerja bagi tenaga muda Kota Bima ke Jepang.












