Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-125, PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar melalui Pegadaian UPC Ambalawi menggelar kegiatan bakti sosial sebagai bagian dari program Pegadaian Peduli. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi Panti Asuhan Nurul Mubin di Kota Bima serta menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan sehari-hari bagi anak-anak panti.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian, dukungan, dan kasih sayang. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, kehadiran jajaran Pegadaian juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah momentum peringatan hari jadi perusahaan yang telah mencapai usia lebih dari satu abad.
Momentum HUT Pegadaian ke-125 dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang refleksi perjalanan panjang perusahaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat. Pegadaian ingin memastikan bahwa keberadaannya tidak hanya dirasakan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam kehidupan sosial masyarakat.
Deputi Bisnis Pegadaian Bima dan Pulau Sumbawa, Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial secara berkelanjutan.
“Melalui program Pegadaian Peduli, kami ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut berbagi dan memberikan manfaat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak di panti asuhan serta membawa kebahagiaan bagi mereka,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Pegadaian dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Ia juga menegaskan bahwa Pegadaian tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
Lebih lanjut, Mustofa menambahkan bahwa Pegadaian Bima berharap setiap kegiatan sosial yang dilaksanakan dapat memberikan keberkahan bagi perusahaan sekaligus memperkuat peran Pegadaian dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Bima dan Pulau Sumbawa.
PT Pegadaian sendiri merupakan lembaga keuangan yang telah berdiri sejak 1 April 1901 di Sukabumi, Jawa Barat. Seiring perkembangan zaman, Pegadaian terus bertransformasi menjadi lembaga keuangan yang inklusif dengan menghadirkan berbagai produk dan layanan finansial yang mudah diakses oleh masyarakat.
Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, dengan komitmen kuat untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat berkembang dan naik kelas. Transformasi ini menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan kontribusi Pegadaian dalam perekonomian nasional.
Tidak hanya itu, Pegadaian juga kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor layanan Bank Emas di Indonesia. Hal ini ditandai dengan diperolehnya izin usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Melalui izin tersebut, Pegadaian dapat menjalankan berbagai kegiatan usaha terkait emas, seperti deposito emas, pinjaman modal kerja emas, jasa titipan emas korporasi, hingga perdagangan emas.
Selain layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki berbagai produk investasi emas yang semakin diminati masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas. Di sisi lain, Pegadaian juga menyediakan berbagai produk pembiayaan seperti pembiayaan haji dan umrah, kredit mikro, kredit kendaraan, hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah.
Seluruh produk dan layanan Pegadaian kini dapat diakses dengan mudah melalui outlet resmi, agen Pegadaian, serta aplikasi digital “Tring! by Pegadaian” yang dirancang untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam bertransaksi keuangan.
Sebagai lembaga pembiayaan yang juga memiliki tanggung jawab sosial, Pegadaian terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif dan berbagai program sosial yang berkelanjutan. Melalui kegiatan bakti sosial ini, Pegadaian berharap dapat terus tumbuh bersama masyarakat serta menjadi institusi yang memberikan nilai tambah, baik secara ekonomi maupun sosial.
Dengan semangat HUT ke-125, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai solusi keuangan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan bersama.












